Abstract :
Masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita adalah berkaitan dengan tumbuh kembang. Kurangnya pengetahuan ibu dalam mendeteksi dan memantau tumbuh kembang anaknya secara mandiri dapat berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak. Survey awal terhadap 10 ibu yang memiliki balita usia 3-4 tahun didapatkan hasil masih banyak ibu yang belum mengerti tentang deteksi dini tumbuh kembang. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang deteksi dini tumbuh kembang pada balita usia 3-4 tahun di Pos PAUD Terpadu Tunas Melati Kebraon Surabaya.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasinya
seluruh ibu yang mempunyai balita usia 3-4 tahun sebesar 39 responden. Sampel sebesar 39 responden diambil dengan teknik total sampling. Variabelnya adalah tingkat pengetahuan ibu tentang deteksi dini tumbuh kembang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data diolah dengan cara editing, skoring, coding, tabulating. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukkan hampir setengahnya (38,46 %) responden berpengetahuan cukup dan hampir setengah (35,90 %) responden berpengetahuan kurang, sebagian kecil (21,7%) responden berpengetahuan baik.
Simpulan penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 3-4 tahun di
Pos PAUD Terpadu Tunas Melati Kebraon Surabaya memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang deteksi dini tumbuh kembang pada balita, diharapkan pada tempat penelitian agar melibatkan orang tua dalam kegiatan pemantauan tumbuh kembang agar meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang.