DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU BOUGENVILLE RW VII KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SOFIYANA, RIKA
Subject
RM216 Nutrition and diet therapy 
Datestamp
2018-04-05 04:09:07 
Abstract :
Masa balita merupakan masa untuk menentukan tumbuh kembang balita berjalan normal atau tidak. Optimalisasi tumbuh kembang pada balita biasanya dikaitkan dengan masalah gizi pada balita. Namun masih banya balita di surabaya tahun 2012 dengan status gizi buruk (0,9%), BGM (3,6%) dan di wilayah posyandu bougenville RW VII kelurahan wonokromo surabaya n jumlah balita yang mengalami masalah gizi sebanyak 14 balita dengan prevalensi 17,5 % berstatus gizi lebih, 15% berstatus gizi kurang, dan 2,5% berstatus gizi buruk. Asupan nutrisi kepada balita merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran status gizi balita di posyandu bougenville RW VII kelurahan wonokromo surabaya. Desain penelitian ini adalah deskriptif . Populasinya adalah seluruh balita yang terdaftar dan ditimbang di posyandu bougenville RW VII kelurahan wonokromo surabaya pada bulan mei sejumlah 40 orang, besar sampel 40 balita diambil dengan tehnik non probablity sampling jenis total sampling. Variabel yang digunakan yaitu status gizi balita. Instrumen pengumpulan data primer dengan penimbangan berat badan balita, dianalisis secara deskriptif dengan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa status gizi pada balita didapatkan 28 responden (70%) berstatus gizi baik, 6 responden (15%) berstatus gizi lebih, 5 responden (12,5%) berstatus gizi kurang dan 1 responden (2,5%) berstatus gizi buruk. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar balita berstatus gizi baik, tetapi masih terdapat masalah gizi di wilayah ini. Oleh karena itu, asupan nutris kepada balita harus diperhatikan nilai gizinya, serta lebih memperhatikan faktor ? fakor yang mempengaruhi status gizi pada balita. Selain itu, para ibu juga harus rajin datang ke posyandu atau penyuluhan tentang gizi balita, agar ibu bisa lebih mengerti makanan yang bergizi untuk balita. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya