Abstract :
Pada masyarakat yang mengkonsumsi rokok banyak mengalami gangguan jaringan lunak rongga mulut terutama pada usia remaja. Hal ini disebabkan karena kebanyakan perokok tidak merawat kesehatan jaringan lunak rongga mulut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku perokok dalam menjaga kesehatan jaringan lunak rongga mulut dengan kesehatan jaringan lunak rongga mulut perokok.
Desain penelitian ini adalah analitik secara cross sectional. Populasinya seluruh perokok usia remaja umur 15-20 tahun sebesar 33 orang, sampel sebesar
33 diambil secara total sampling. Variabel Independen perilaku perokok dalam menjaga kesehatan jaringan lunak rongga mulut dan Variabel Dependen kesehatan jaringan lunak rongga mulut. Instrument menggunakan lembar kuesioner dan
observasi. Data dianalisis menggunakan mann-whitney dengan = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan dari 33 perokok sebagian besar 63,6%
responden mempunyai perilaku buruk dan hampir setengahnya 48,5% perokok memiliki kesehatan jaringan lunak rongga mulut kurang sehat. Hasil uji mann- whitney diperoleh ? = 0,000 < ? = 0,05 atau ? < H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara perilaku dengan kesehatan jaringan lunak rongga mulut perokok usia remaja umur 15-20 tahun.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kesehatan jaringan lunak rongga mulut dipengaruhi oleh perilaku perokok. Diharapkan perokok berperilaku baik dalam menjaga kesehatan jaringan lunak rongga mulut.