DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN FREKUENSI PEMAKAIAN PEMBALUT SAAT MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS) PADA MAHASISWI SEMESTER II PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES YAYASAN R.S ISLAM SURABAYA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ANGGRAENI, NURUL ABIDA
Subject
RG1-991 Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2018-04-20 00:08:11 
Abstract :
Tidak seringnya mengganti pembalut saat menstruasi, mempengaruhi kelembapan vagina yang dapat memicu timbulnya bakteri dan jamur penyebab keputihan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan frekuensi pemakaian pembalut saat menstruasi dengan kejadian keputihan pada mahasiswi semester II Prodi S1 Keperawatan STIKES YARSIS. Jenis penelitian analitik, desain cross sectional, populasi semua mahasiswi semester II Prodi S1 Keperawatan STIKES YARSIS sebanyak 93 orang, sampel sebesar 76 responden, teknik simple random sampling. Variabel independen frekuensi pemakaian pembalut saat menstruasi, variabel dependen kejadian keputihan. Instrumen yang digunakan kuesioner. Analisis uji statistik chi-square, tingkat kemaknaan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 76 responden, didapatkan sebagian besar mahasiswi (67,1%) memiliki frekuensi pemakaian pembalut sat menstruasi dalam kategori tidak sering, dan sebagian besar mahasiswi (53,95%) mengalami keputihan. Hasil uji statistik chi-square didapat ?2hitung > ?2tabel, maka H0 ditolak berarti ada hubungan frekuensi pemakaian pembalut saat menstruasi dengan kejadian keputihan pada mahasiswi semester II Prodi S1 Keperawatan STIKES YARSIS. Semakin sering mengganti pembalut saat menstruasi maka akan menurunkan kejadian keputihan, disarankan bagi wanita untuk sering mengganti pembalut saat menstruasi sehingga dapat mencegah keputihan. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya