Abstract :
Masa remaja masih sering terjadi masalah kesehatan reproduksi yang dialaminya dimana salah satunya adalah flour albus. Berdasarkan data awal dari
10 siswi terdapat 7 siswi yang mempunyai masalah keputihan dan 3 siswi yang
tidak mengalami keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mencegah terjadinya flour albus di SMK 9 Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasinya adalah semua siswi kelas XI di SMK 9 Surabaya sebesar 75 orang dengan besar sampel 63. Diambil menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Variabelnya adalah pengetahuan dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner dan sikap pengumpulan datanya menggunakan check list, tampilan data menggunakan tabel distribusi frekuensi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 63 responden, hampir setengah responden (49,2%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, dan hampir seluruhnya (77,8%) memiliki sikap negatif.
Simpulan dari penelitian ini adalah responden memiliki pengetahuan kurang tentang flour albus dan sikap yang negatif dalam mencegah terjadinya flour albus. pada tenaga kesehatan. Diharapkan bagi remaja untuk menjaga kesehatan organ reproduksi serta menambah pengetahuan tentang flour albus dengan cara mencari informasi dari tenaga kesehatan.