DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIAL TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN INTERAKSI SOSIAL PADA KLIEN ISOLASI DI RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
MARDELION, PIVIT
Subject
RM930-931 Rehabilitation therapy 
Datestamp
2018-04-19 23:49:48 
Abstract :
Isolasi sosial merupakan penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain, bila tidak segera mendapat terapi penanganan yang baik akan menimbulkan masalah yang lebih banyak dan lebih buruk. Beberapa sumber menjelaskan bahwa untuk peningkatan interaksi sosial pada klien isolasi sosial dengan pemberian terapi aktivitas kelompok (TAK) Sosial. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pemberian terapi aktivitas kelompok sosial terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial pada klien isolasi sosial. Desain penelitian Pra eksperimen jenis Rancangan One-group pre-post test. Populasinya semua klien isolasi sosial sesuai kriteria yang ditentukan peneliti di Ruang Flamboyan RSJ Menur Surabaya. Besar sampel sebanyak 6 orang dengan teknik Nonprobability Sampling tipe purposive sampling. Variabel independen terapi aktivitas kelompok sosial dan variabel dependen kesembuhan interaksi sosial. Instrumennya lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan klien isolasi sosial sebelum diberi TAKS sebagian besar (83,3%) pasien tidak mampu bersosialisasi dan setelah diberi TAKS seluruhnya (100 %) klien isolasi sosial mampu bersosialisasi, didapatkan peningkatan kemampuan interaksi sosial sehingga terdapat pengaruh terhadap pemberian terapi aktivitas kelompok sosial. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan kemampuan interaksi sosial pada klien isolasi sosial setelah diberi TAKS. Untuk itu diharapkan perlu diadakan pengembangan TAKS terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial agar lebih baik lagi. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya