Abstract :
Stroke atau serangan otak merupakan penyakit saraf yang paling banyak dijumpai disetiap instalansi rawat inap rumah sakit. Tingkat keparahan stroke setiap individu tidaklah sama, adapun komplikasi dan dampak stroke yang umum terjadi salah satunya nyeri bahu. Salah satu langkah sederhana dalam upaya menurunkan nyeri bahu ini dengan menggunakan slow stroke back massage. Tujuan penelitian ini untuk meringankan nyeri bahu pada pasien stroke iskemik tanpa pengobatan farmakologis.
Desain penelitian ini menggunakan quasy ekperiment dengan pendekatan pre-post control group design. Populasinya adalah semua pasien stroke iskemik yang menderita nyeri bahu. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 44 responden. Data dilakukan uji analisis independent T test
Hasil penelitian didapatkan rata-rata tingkat nyeri sebelum tindakan pada kelompok kontrol 5.6 dan kelompok perlakuan 4,3. Rata-rata sesudah tindakan pada kelompok kontrol 5.4 dan pada kelompok perlakuan 2.6. Sementara pada
perbedaan tingkat nyeri setelah tindakan pada kelompok kontrol dan perlakuan,
hasilnya ada perbedaan yang bermakna pada tingkat nyeri sesudah tindakan antara kelompok kontrol dan perlakuan. Dengan didapatkan nilai p value 0.000
Teknik SSBM berpengaruh pada pasien stroke iskemik yang menderita nyeri bahu, diharapkan agar perawat rumah sakit mampu melaksanakan teknik SSBM ini agar pasien yang menderita nyeri bahu bisa lebih rileks dan pasien lebih mandiri.