Abstract :
Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6-8 minggu. Penyebab tidak diketahuinya masalah bahaya nifas yaitu kurangnya pengetahuan ibu nifas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan Ibu Nifas Primipara tentang tanda bahaya masa nifas di BPS Ari Wahyu Dsn. Tenggulunan, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo.
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian yaitu semua ibu nifas sebanyak 12 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh besar sampel 12 responden. Variabel yang akan dilakukan penelitian yaitu pengetahuan ibu nifas. Pengumpulan data secara langsung dengan menggunakan kuisioner yang dianalisis menggunakan distribusi frekuensi.
Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 12 responden sebagian besar (66,7%) memiliki pengetahuan kurang, sebagian kecil (25%) memiliki pengetahuan baik, dan sebagian kecil (8,3%) memiliki pengetahuan cukup.
Simpulan dari hasil penelitian ini menyatakan bahwa sebagian besar
responden memiliki tingkat pengetahuan yang masih kurang, maka dari itu diperlukan penyuluhan lebih intensif, peningkatan komunikasi, informasi, edukasi dan motivasi dari petugas dan meningkatkan mutu pelayanan.