DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI POSYANDU RW 04 DESA JATIMULYO KEC. TAMBAKREJO KAB.BONOJEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ULVIANI, FERONICA DWI
Subject
RJ206-235 Nutrition and feeding of children and adolescents 
Datestamp
2018-04-19 22:12:23 
Abstract :
Pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat pada waktunya bisa menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada bayi. ASI eksklusif dapat menekan angka kematian bayi di Indonesia melalui pemberian ASI eksklusif dan tidak memberikan makanan selain ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian makanan tambahan pada bayi usia 0-6 bulan di posyandu Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi yang berusia 0-6 bulan di RW 04 Desa Jatimulyo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro sebanyak 25 responden. Besar sampel yang diteliti sebanyak 24 responden. Pengambilan sample menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, analisis data dalam bentuk tabel distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak ibu yang memberikan makanan tambahan pada bayi usia 0-6 bulan. Ibu berusia 20-35 tahun sebagian besar memberikan makanan tambahan sebanyak (75%), ibu yang berpendidikan menengah (SMA) memberikan makanan tambahan makanan tambahan sebanyak (66,7%), ibu yang bekerja tidak bekerja (IRT) yang sebagian besar memberikan makanan tambahan sebanyak (70,83%), ibu dengan jumlah persalinan 1 kali (primipara) masih sebagian besar memberikan makanan tambahan sebanyak (62,5%) dan ibu yang berpengetahuan kurang tentang pemberian makanan tambahan pada bayi usia 0-6 bulan sebanyak (66,67%). Didapatkan kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ibu memberikan makanan pendamping ASI pada bayi usia 0-6 bulan adalah umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, dan tingkat pengetahuan. Saran bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang waktu yang tepat pemberian makanan pendamping ASI. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya