Abstract :
Masalah pemberian MP-ASI secara dini masih banyak dilakukan oleh orang tua sehingga beresiko terjadinya gizi lebih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status gizi pada bayi usia 0-6 bulan di Posyandu Desa Siwalanpanji Buduran Sidoarjo
Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dan bayi berusia 0-6 bulan yaitu 35 orang. Sampel yang digunakan 32 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Variabel independen adalah pemberian MP-ASI dini dan variabel dependen adalah status gizi. Instrument yang digunakan adalah kuisioner. Hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney.
Hasil penelitian hampir seluruhnya (84,4%) responden memberikan MP-ASI dini dan sebagian besar (59,3%) berstatus gizi lebih. Hasil uji Mann Whitney dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05 didapatkan nilai ? =
0,017dan ? = 0,05. Sehingga ? < ? maka H0 ditolak yang berarti ada hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan.
Pemberian MP-ASI dini dapat menyebabkan bayi memiliki status gizi lebih dan beresiko obesitas. Diharapkan tenaga kesehatan selalu memberi pendidikan kesehatan terkait tata cara pemberian MP-ASI yang benar, manfaat ASI, dan bahaya gizi lebih.