Abstract :
Stimulasi dini adalah upaya untuk mengoptimalkan tingkat perkembangan batita. Dalam hal ini, peran orang tua sangat penting dalam pemberian stimulasi dini. Tapi kenyataannya masih ada orang tua yang jarang memberikan stimulasi dini kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi dini perkembangan motorik kasar anak usia toodler di posyandu desa Lohgung Kec. Brondong Lamongan.
Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasinya adalah seluruh ibu dari anak usia di bawah 3 tahun peserta posyandu desa Lohgung Kec.Brondong Lamongan sebanyak 45 orang. Sampel sebanyak 40 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi dini perkembangan motorik kasar. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dalam bentuk presentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setengah responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak (50%), hampir setengahya responden memiliki pengetahuan baik (27,5%), sebagian kecil responden memiliki pengetahuan kurang (22,5%).
Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pengetahuan ibu setengahnya berpengetahuan cukup. Diharapkan bidan di posyandu tersebut lebih meningkatkan pemberian KIE tentang stimulasi dini perkembangan motorik kasar. Sedangkan bagi ibu lebih meningkatkan pengetahuannya dengan mencari informasi melalui media cetak, elektronik, maupun bertanya pada petugas kesehatan.