Abstract :
Angka kejadian aborsi semakin meningkat, hal ini disebabkan remaja masih mempunyai pengetahuan yang minim tentang bahaya aborsi baik secara fisik, mental maupun secara lingkungan. Berdasarkan data awal, 7 dari 10 siswi SMKN 8 Surabaya masih memiliki pengetahuan kurang tentang seks dan akibat seks bebas. Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan siswi tentang bahaya aborsi di SMKN 8 Surabaya.
Jenis penelitian deskriptif. Populasi seluruh siswi kelas 1 SMKN 8
Surabaya. Besar sampel 27 orang diambil secara Purposive sampling. Variabel penelitian adalah tingkat pengetahuan tentang bahaya aborsi pada siswi SMKN 8
Surabaya. Data primer kuesioner, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 responden didapatkan, (18,52%) tingkat pengetahuan baik, (55,55%) tingkat pengetahuan cukup dan (25,93% ) tingkat pengetahuan kurang.
Simpulan penelitian adalah sebagian besar tingkat pengetahuan siswi SMKN 8 Surabaya tentang bahaya aborsi cukup baik. Diharapkan pada pihak sekolah dapat menjalin kerja sama dengan petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya aborsi di lingkungan sekolah.