Abstract :
Lama menstruasi pada remaja akan mempengaruhi kadar Hb yang mengakibatkan defisiensi zat besi. Selain itu pada masa remaja juga berlangsung fase growth spurt. Berdasarkan survei pendahuluan melalui wawancara dari 10 siswi, 6 diantaranya mengeluh lemah, letih, yang merupakan tanda anemia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara lama menstruasi terhadap kadar Hb pada siswi kelas X.
Penelitian menggunakan metode analitik dengan survei penelitian kohort. Populasinya sebesar 53 siswi dan sampel sebesar 47 siswi diambil dengan teknik consecutive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah lama menstruasi dan variabel terikatnya adalah kadar Hb. Pengumpulan data melalui cek Hb dan kuesioner. Pengolahan data meliputi editing, coding, processing, cleaning, dan tabulating. Uji statistik menggunakan Chi Square dengan tingkat kemaknaan ?=0,05 melalui SPSS for windows.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir setengahnya (48.9%) mengalami lama menstruasi normal dan sebagian besar siswi (57,4%) memiliki kadar Hb yang normal. Dari hasil uji Chi Square didapatkan nilai p=0,044 dan ?=0,05. Karena p (0,044) < ? (0,05), sehingga H0 ditolak artinya ada hubungan antara lama menstruasi terhadap kadar Hb.
Simpulan dari penelitian ini bahwa lama menstruasi akan mempengaruhi kadar Hb. Diharapkan pihak sekolah dapat ikut serta dalam memantau kesehatan siswinya dan petugas bisa memberikan penyuluhan tentang menstruasi.