Abstract :
KB hormonal merupakan KB yang banyak diminati oleh masyarakat. Akan tetapi pada kenyataannya banyak efek samping yang ditimbulkan, sehingga dapat mempengaruhi kejadian drop-out. Dari data BKKBN tahun 2010 tercatat jumlah drop-out sebesar 14,0 %. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang alat kontrasepsi hormonal dengan sikap akseptor KB di BPM Ny. L
Desain penelitian ini adalah analitik dengan metode cross-sectional. Populasinya adalah seluruh akseptor KB hormonal yang berkunjung ke BPM Ny.. L sebesar 41 responden. Sampel diambil dengan tehnik ?Simple Random Sampling? sebesar 37 responden.. Variabel independennya adalah pengetahuan tentang alat kontrasepsi, variabel dependennya adalah sikap akseptor KB dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (73,0%) responden memiliki tingkat pengetahuan cukup dan sebagian besar (70,3%) responden memiliki sikap positif. Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan ? = 0,016 yang artinya ada hubungan pengetahuan tentang alat kontrasepsi hormonal dengan sikap akseptor KB di BPM Ny. L
Simpulan hasil penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan yang dimiliki semakin positif sikap yang dihasilkan, sehingga diharapkan lebih meningkatkan mutu pelayanan terutama dalam memberikan konseling atau KIE kepada masyarakat agar tidak timbul rasa kekhawatiran yang lebih dalam penggunaan KB hormonal.