DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN PENGGUNAAN KOMPRES HANGAT DAN DINGIN TERHADAP PENURUNAN DEMAM PADA BALITA DI RUANG HIJIR ISMAIL RS ISLAM SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
FRIDAJANTI,
Subject
RJ101 Child Health. Child health services 
Datestamp
2018-09-12 14:47:16 
Abstract :
Kompres merupakan tindakan independen perawat untuk menurunkan demam sebelum pemberian medikasi oleh dokter. Kompres bisa menggunakan air hangat atau dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan kompres hangat dan dingin terhadap penurunan demam pada balita di Ruang Hijir Ismail Rumah Sakit Islam Surabaya. Desain penelitian adalah preeksperimen sebelum dan sesudah perlakuan tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian adalah semua pasien balita dengan suhu tubuh antara 38?C-39?C, tidak kejang dan tidak pernah kejang, belum mendapat anti piretik, dengan besar sampel diambil secara acak sebanyak 30 orang dengan pembagian 15 diberikan kompres hangat dan 15 diberikan kompres dingin. Hasil observasi dianalisis dengan menggunakan uji statistic Mann Whitney dengan tingkat kesalahan (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa responden dengan penggunaan kompres dingin, seluruhnya (100%) mengalami penurunan demam kategori kurang. Sedangkan responden dengan penggunaan kompres hangat sebagian besar (73,3%) mengalami penurunan demam kategori sedang, berarti ada perbedaan antara penggunaan kompres hangat dan dingin terhadap penurunan demam pada balita. Simpulan penelitian ini adalah kompres hangat lebih efektif menurunkan demam pada balita. Diharapkan RS. Islam Surabaya menggunakan kompres hangat sebagai prosedur tetap untuk menurunkan demam dan keluarga pasien mampu memberikan kompres hangat secara mandiri. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya