DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN KEJADIAN IKTERUS FISIOLOGIS BAYI BARU LAHIR DI BPS CHOIRO SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ANGGRAENI, WINDA TRI
Subject
RG1-991 Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2018-10-05 15:13:11 
Abstract :
Salah satu faktor meningkatnya bayi yang mengalami ikterus fisiologis adalah kurangnya pengetahuan ibu. Di BPS Choiro Sidoarjo, dari 89 ibu post partum didapatkan 52 ibu post partum yang bayinya ikterus fisiologis. Hal ini disebabkan oleh kurangnya masukan ASI secara baik dan kurang terpaparnya bayi di bawah sinar matahari pagi, namun banyak ibu yang belum mengetahui itu. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu post partum dengan kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir Jenis penelitian adalah analitik dengan design Cross Sectional. Populasinya adalah seluruh ibu post partum dan bayinya yang melakukan kunjungan ulang di BPS Choiro Sidoarjo pada bulan Juni-Juli 2012 sebanyak 22. Sampel sebanyak 21 responden, diambil secara Simple Random Sampling. Variabel independent yaitu tingkat pengetahuan ibu post partum dan variabel dependent yaitu kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir. Instrumentnya menggunakan kuesioner dan checklist. Data diolah dengan editing, coding dan tabulating, kemudian ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Analisis data menggunakan uji rank spearman dengan ? = 0,05. Hasil penelitian dari 21 responden sebagian besar berpengetahuan cukup (61,9%), yaitu berpendidikan menengah SMA (52,3%), tidak bekerja (61,9), dan memiliki paritas primipara (13%). Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji statistik Rank Spearman diperoleh hasil ? < ? sehingga H0 ditolak yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum dengan kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir di BPS Choiro Sidoarjo. Semakin tinggi pengetahuan ibu tentang ikterus fisiologis, maka semakin sedikit kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir. Untuk itu diharapkan bidan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu post partum melalui poster, leaflet atau penyuluhan berkelompok agar pengetahuan ibu dapat bertambah dan kejadian ikterus fisiologis pada bayi baru lahir dapat berkurang. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya