Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
HAYUNINGTYAS, RISCHA DEWI
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2018-10-30 02:45:10
Abstract :
Kejadian BGM pada balita adalah gangguan pertumbuhan balita dan perlu perhatian khusus. Pada bulan Januari - Mei tahun 2011 dari 208 balita yang ditimbang didapatkan balita dengan BGM 6,25%, sedangkan standart toleransi pencapaian prevalensi BGM yaitu 5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian BGM adalah status ekonomi keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran status ekonomi keluarga terhadap kejadian BGM pada balita di RW VI Kelurahan Sawunggaling Surabaya.
Desain penelitian ini adalah Metode deskriptif . Populasinya adalah semua ibu yang memiliki balita BGM sebesar 13 responden, besar sampel 13 responden dengan menggunakan teknik non probability sampling jenis total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (61,4%) responden status ekonomi rendah. Sedangkan sebagian kecil (15,4%) responden status ekonomi menengah dan (23%) responden status ekonomi atas.
Simpulan dari penelitian ini adalah status ekonomi keluarga yang rendah
cenderung menyebabkan balita mengalami BGM. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan lebih sering melakukan penyuluhan tentang menu seimbang dari bahan makanan yang murah, tetapi mengandung gizi yang cukup serta pemantauan gizi balita melalui posyandu setiap bulan sehingga dapat mendeteksi secara dini bila terdapat masalah-masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan balita.