Abstract :
Cemas, stress, dan depresi pada orang hemodialisa disebabkan oleh peningkatan hormon kortisol karena adanya kejenuhan dalam terapi yang dijalani secara terus menerus. Data dari Mahdavi et al., menjelaskan bahwa sebanyak
63.9% klien hemodialisis mengalami kecemasan, 60.5% mengalami depresi, dan
51.7% mengalami stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi benson dan murrotal Al-Quran tehadap cemas, stress, dan depresi
Desain penelitian ini adalah Quasy-Experiment. Sampel berjumlah 36 yang terdiri dari kelompok Relaksasi Benson, kombinasi Relaksasi Benson dan Murrotal Al-Quran, dan kelompok kontrol diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah kuesioner, headseat. Data diuji dengan t test dan manova.
Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara cemas, stress, dan depresi sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok (?=0,00). Intervensi relaksasi benson dan kombinasi relaksasi benson dengan murotal Al-Quran mempengaruhi tingkat cemas (0,00), stres (0,00), dan depresi (0,00). Perbedaan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan kekuatan perbedaan cemas (68,7&), stress (68,4%), dan depresi (58,2%).
Terapi relaksasi benson dan murrotal Al-Quran lebih efektif dibandingkan relasasi benson dalam menurunkan tingkat cemas, stress, dan depresi. Semakin kuat keyakinan seseorang bercampur dengan respon relaksasi, maka semakin besar pula efek relaksasi yang didapat.