Abstract :
Kebersihan kulit adalah penyebab utama timbulnya penyakit skabies. Tingginya angka skabies dikarenakan kebersihan kulit yang kurang, dan di pondok pesanten Al-Asror Bangkalan Madura kebersihan kulit merupakan angka terendah dibandingkan dengan kebersihan diri yang lain. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan niat untuk menjaga kebersihan kulit akibat penyuluhan kesehatan di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Asror Bangkalan Madura.
Metode penelitian dengan Pra Eksperimen One Grup Pre-Post Test Design, populasinya seluruh santri putri sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel secara simple random sampling didapatkan 96 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan, selanjutnya di analisis menggunakan T-Test dengan ? = 0,05.
Hasil analisis melalui T-Test menunjukkan bahwa ? = 0,000 artinya terdapat perubahan secara signifikan niat setelah diberi penyuluhan kesehatan. Dengan demikian ? < ? sehingga H0 ditolak artinya bahwa terdapat perubahan niat untuk menjaga kebersihan kulit akibat penyuluhan kesehatan di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Asror Bangkalan Madura.
Simpulan penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan dapat merubah niat untuk menjaga kebersihan kulit. Diharapkan para santri tetap menjaga kebersihan kulit untuk meningkatkan derajat kesehatan.