Abstract :
Tingginya angka kematian ibu terjadi pada saat hamil, bersalin dan nifas. Pada dasarnya langkah awal intervensi untuk menurunkan angka kematian dimulai dari pengawasan pada ibu hamil. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan kunjungan ANC secara teratur sesuai dengan standar. Faktor yang mempengaruhi keteraturan kunjungan ANC salah satunya adalah paritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara paritas dengan keteraturan kunjungan ANC.
Desain penelitian ini adalah analitik dengan metode cross sectional. Populasi diambil dari semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya dengan usia
kehamilan ? 36 minggu di BPS Farida Hajri Surabaya. Sampel diambil dengan teknik ? Simple Random Sampling ? dengan besar sampel 33 responden. Instrumen yang digunakan adalah buku KIA dan lembar wawancara. Variabel independent adalah paritas, variabel dependent adalah keteraturan kunjungan ANC dan dianalisa menggunakan uji Mann Whitney dengan program SPSS
Hasil penelitian didapatkan dari 33 responden, 9 responden primigravida 77,8 persen melakukan ANC dengan teratur, dari 21 responden multigravida 85,7 persen melakukan kunjungan ANC secara tidak teratur, dan 3 responden grandemultigravida 100 persen tidak teratur melakukan kunjungan ANC. Hasil statistik dengan angka kemaknaan ? = 0,05 diperoleh hasil ? = 0,001 sehingga ? < ?, maka Ho ditolak berarti ada hubungan paritas dengan keteraturan kunjungan ANC.
Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi paritas, semakin tidak teratur melakukan kunjungan ANC, oleh karena itu diharapkan pada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan konseling pada ibu hamil dan ibu yang merencanakan kehamilan tentang pentingnya kunjungan ANC secara teratur.