DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN USIA PERKAWINAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI POLINDES DESA KETAPANG LAOK SAMPANG MADURA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
JAYA, RIYANA DIAH
Subject
RG551-591 Pregnancy 
Datestamp
2019-01-03 08:17:53 
Abstract :
Di Indonesia kejadian ibu hamil dengan anemia masih relatif tinggi, di mana anemia merupakan faktor resiko terjadinya perdarahan. Sedangkan perdarahan merupakan penyebab langsung kematian ibu yang tersering. Anemia hamil disebut Potensial Danger to Mother and Child. Adapun salah satu penyebabnya adalah faktor usia perkawinan karena menikah pada usia < 20 tahun alat reproduksinya belum siap untuk implantasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia perkawinan dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Polindes Desa Ketapang Laok Sampang Madura. Desain yang digunakan adalah analitik dengan rancang bangun Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 ibu hamil l di Polindes Desa Ketapang Laok Sampang Madura pada tanggal 20 Juni- 3 Juli 2011. Besar sampel yaitu 28 responden yang memenuhi kriteria penelitian dan diambil secara non probability sampling dengan cara simple random sampling Dari hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang menikah pada usia < 19 tahun hampir seluruhnya yaitu (83,3%) mengalami anemia dalam kehamilan. Hasil uji Chi- Square menunjukkan bahwa tabel sebesar 3,841 dan hitung sebesar 9,049. Berarti hitung > tabel, dengan demikian H0 ditolak artinya ada hubungan usia perkawinan dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Polindes Desa Ketapang Laok Sampang Madura. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan ada hubungan usia perkawinan dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Polindes Desa Ketapang Laok Sampang Madura. Oleh karena itu petugas kesehatan terutama bidan hendaknya menjelaskan kepada masyarakat khususnya wanita tentang faktor resiko terjadinya anemia dalam kehamilan dan cara pengobatannya. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya