Abstract :
Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah dan penyakit mematikan yang sering terjadi di masyarakat. Kebiasaan merokok adalah salah satu faktor resikonya. Jumlah rokok yang di konsumsi tiap harinya serta lamanya merokok dapat mengakibatkan perubahan pada sistem kardiovaskuler yang mengakibatkan meningkatnya tekanan darah. Keadaan tersebut jika menetap terns menerus akan mengakibatkan penyakit hipertensi dengan tingkat yang berbeda sesuai stadiumnya. Angka kejadian pada umur 25 tahun ke atas menunjukkkan bahwa 27% laki-laki dan 29% wanita menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan dengan hipertensi pada usia produktif di RW V kelurahan Wonokromo Surabaya.
Desain penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan retrospektif. Populasinya adalah semua usia produktif yang berusia 25-45 tahun yang merokok selama ? 10 tahun. Sampelnya sebanyak 124 responden yang diambil secara simple random sampling. Variabel independentnya adalah kebiasaan merokok dan variabel dependentnya kejadian hipertensi. Pengarnbilan data dilakukan secara observasional. Data yang diperoleh diolah dengan tabulasi silang kemudian dianalisa menggunakan SPSS dengan uj: korelasi Rank Spearman untuk menghubungan variabel.
Hasil diperoleh bahwa responden yang mengalami hipertensi sebesar 66,1 %. Berdasarkan uji korelasi Rank Spearman, didapatkan p = 0,000