DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PARITAS IBU DENGAN PENGETAHUAN TANDA BAHAYA NEONATAL DI RSAB PRIMA HUSADA SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
FAUZIAH, IIS
Subject
RG1-991 Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2019-02-18 06:49:48 
Abstract :
Tanda bahaya neonatal merupakan tanda kegawatan yang sangat serius dan dapat menyebabkan bayi meninggal dalam hitungan menit jika tidak segera ditangani. Pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya neonatal sangat penting bagi ibu yang mempunyai bayi usia 0-28 hari. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu ialah tingkat pendidikan dan paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan paritas ibu dengan pengetahuan tanda bahaya neonatal. Metode dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0-28 hari yang ad.a di RSAB Prima Husada Sidoarjo sejumlah 30 orang, besar sample 28 responden, yang diambil dengan teknik probability sampling tipe simple random sampling. Variabel yang digunakan adalah tingkat pendidikan, paritas dan pengetahuan tanda bahaya neonatal. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diuji dengan statistik regresi linier ganda dengan derajat kemaknaan a =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan tanda bahaya neonatal didapatkan p = 0,020 sehingga p < a berarti Ho ditolak artinya ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan tanda bahaya neonatal. Sedangkan hubungan paritas dengan pengetahuan tanda bahaya neonatal didapatkan p = 0,152 sehigga p > a berarti Ho diterima artinya tidak ada hubungan antara paritas dengan pengetahuan tanda bahaya neonatal. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pendidikan dapat mempengaruhi pengetahuan ibu tentang tanda bahaya neonatal. Sedangkan paritas tidak ada hubungannya dengan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya neonatal. Oleh karena itu disarankan pada institusi pelayanan kesehatan agar memberikan penyuluhan tentang pentingnya pengetahuan tentang tanda bahaya neonatal. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya