DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A DI BPM FATMAWATI SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
AMALIA, NUR ASMA
Subject
RG1-991 Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-01-27 01:51:19 
Abstract :
Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indicator untuk derajat kesehatan suatu negara yang masih menjadi masalah besar di Negara berkembang. Di Provinsi Jawa Timur, AKI pada tahun 2015 89,06/100.000 KH dan AKB mencapai 20,78/1.000 KH (SDKI 2015). Faktor penyebab tingginya AKI adalah pendarahan, preeklamsia, dan infeksi, sedangkan pada bayi baru lahir adalah asfiksia, BBLR, infeksi neonaturum. Tujuan laporan tugas akhir ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara Continuity of Care pada ibu hamil, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana dengan menggunakan manajemen kebidanan. Asuhan yang berkelanjutan dengan menggunakan standard asuhan kebidanan dilakukan di BPM Fatmawati dari tanggal 9 April 2017 sampai 26 Mei 2017. Kunjungan asuhan kebidanan dengan kunjungan hamil sebanyak 2 kali, bersalin di BPM Fatmawati 1 kali, nifas di BPM Fatmawati 4 kali, bayi baru lahir di BPM Fatmawati 4 kali dan KB 2 kali di BPM Fatmawati. Asuhan kebidanan yang pertama diberikan pada Ny. A G2P0A0 UK 36-37 minggu pada tanggal 9 April 2017. Pada kehamilan trimester III kunjungan 1-2 ibu mengalami keluhan yang biasa terjadi pada ibu hamil dan keseluruhan dalam batas normal. Pada usia kehamilan 38-39 minggu ibu melahirkan bayinya seacara normal di BPM fatmwati . Proses persalinan berjalan fisiologis, bayi lahir spontan jenis kelamin laki-laki, langsung menangis, gerak aktif, kulit kemerahan. Plasenta lahir lengkap spontan 5 menit plasenta utuh kotiledon lengkap, tidak terdapat luka jahitan. Kala IV keadaan ibu dalam batas normal. Kemudian kunjungan nifas dilakukan 4 kali. Pada kunjungan nifas kedua ibu mengeluh bengkak pada kaki, keluhan ibu dapat teratasi pada kunjungan ketiga. Pada kunjungan selanjutnya didapatkan hasil pemeriksaan dalam batas normal. Untuk keadaan bayi pada kunjungan 1-4 tidak ditemukan keluhan dan komplikasi bayi telah mendapatkan imunisasi HB-0 pada 2 jam setelah lahir dan BCG pada usia 13 hari. Pada kunjungan KB ibu diberikan konseling mengenai KB dan Ny. A memilih akseptor KB suntik 3 bulan. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan, penulis, pembimbing dan bidan yang bersangkutan sebagai petugas kesehatan telah melaksanakan tugas sesuai SOP sehingga Ny. A dan bayinya saat ini sehat dan tidak ditemukan penyulit dan komplikasi yang berkelanjutan. Diharapkan pasien dapat menerapkan konseling serta mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya