Abstract :
Prematuritas mempakan penyebab utama dari kelainan dan kematian pada bayi baru labir. Persalinan preterm merupakan suatu keadaan dimana bayi labir pada saat usia kehamilan belum mencapai 37 minggu, bayi lahir dalam keadaan yang belum matang (prematur). Salah satu faktor yang menyebab persalinan preterm adalah gizi kurang pada ibu hamil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu
hamil dengan kejadian persalinan preterm.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis
rancangan Kohort. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang bersalin di BPS Istiqomah pada bulan Mei dan Juni dengan taksiran persalinan bulan Juni, Juli, Agustus 2008. Cara pengambilan sampling menggunakan non probability sampling dengan teknik Consecutive Sampling sehingga didapatkan 29 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi yang dianalisa dengan uji chi square.
Dari basil perhitungan Resiko Re/atif dengan perhitungan secara manual didapatka.n RR= 15,8 dengan begitu RR> 1 sehingga hipotesis nihil ditolak yang berarti ada hubungan antara status gizi ibu ham.ii dengan kejadian persalinan preterm.
Simpulan dari penelitian ini adalah status gizi ibu hamil dapat mempengaruhi kejadian persalinan preterm. Untuk itu diharapkan bagi tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya pemenuban gizi sebelum dan selama ham.ii sehingga dapat menurunkan angka kejadian persalinan pretenn