Abstract :
Semakin menurunnya pemakaian MKJP yang terdiri dari IUD, implant, MOP, MOW, dibandingkan dengan non MKJP seperti pil dan suntik di RS. Siti Khodijah disebabkan karena berbagai alasan yaitu kurang informasi, perubahan pola haid, pemberian anastesi dan lain-lain. Hal ini yang menjadi masalah dalam penurunan pemakaian MK.JP yaitu factor pengetahuan ibu.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang kontrasepsi dengan pemilihan metode kontrasepsi di RS. Siti Khodijah Sepanjang
Penelitian ini adalah penelitian dengan desain analitik menggunakan metode cross sectional. Populasinya adalah seluruh akseptor KB di RS. Siti Khodijah Sepanjang sebanyak 198 responden, sampel sebanyak 29 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling tipe simple random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan kuesioner dan kartu KB. Data diuji dengan menggunakan uji mann whitney dengan tingkat kemaknaan a= 0,05 untuk mengetahui hubungan antara variabel independent dan variabel dependent.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa P = 0,622 > a = 0,05 rnaka Ho
diterima yang berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kontrasepsi dengan pemilihan metode kontrasepsi.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin banyak
responden yang memilih non MKJP maka masih banyak pula responden yang
berpeluang untuk hamil lagi. Disarankan bagi pasangan usia subur usia 20-30 tahun untuk lebih memihh non MK.JP. Sedangkan bagi ibu-ibu yang usia di atas
40 tahun disarankan untuk lebih rnemilih MKJP.