DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN FAKTOR UTAMA PENYEBAB KEKAMBUHAN PADA PASIEN ASMA DI KAWASAN PUSKESMAS BALONGPANGGANG SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
HIDAYANTI, YULI
Subject
RC31-1245 Internal medicine 
Datestamp
2019-03-21 02:33:37 
Abstract :
Orang yang menderita penyakit asma, apabila ia tidak mampu menghadapi sumber penyebab dengan baik, maka sesak nafasnya tersebut bisa kambuh lagi. Di Puskesmas Balongsari penyakit asma ini menempati urutan ke 5 dari IO penyakit terbanyak rawat jalan di Puskesmas tersebut. Namun faktor utama penyebab kekambuhan asma yang terjadi masih belum di ketahui dengan pasti. Sedangkan jumlah penderita asma yang kambuh rata-rata berjumlah 14,8-18,5% tiap bulannya dari total penderita asma di Puskesmas Balongsari Surabaya (Sumber Puskesmas Balongsari, 2007). Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama penyebab kekambuhan pada pasien asma di kawasan puskesmas Balongsari Surabaya. Desain penelitian yang digunakan yaitu bersifat deskriptif Populasi adalah semua penderita asma yang memeriksakan dirinya di Puskesmas Balongsari Surabaya sebanyak 54 orang. Besar sampel 54 responden, diarnbil secara total sampling. Data dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner kemudian di analisa secara deskriptif dan mencari distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harnpir setengahnya (33,3%) responden dengan faktor utama penyebab kekambuhan asma adalah karena lingkungan pekerjaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hampir setengah dari responden penderita asma mengalami faktor utama penyebab kekambuhan asma karena lingkungan pekerjaan. Untuk itu diharapkan bagi pasien penderita asma saat mereka sedang bekerja di lingkungan yang terpapar dengan bahan industri (gas ammonia, asam klorida, sulfur dioksid, cat, debu tekstil dan detergent, plastik) sebaiknya menggunakan alat pelindung yang sesuai (masker). 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya