Abstract :
Perlu diingat pada masa anak-anak membutuhkan kegiatan bermain, bermain tidak bisa dipisahkan dari dunianya dan merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal yang berperan pada prestasi belajar yaitu motivasi, salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi adalah faktor intrinsik.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis adakah hubungan antara lama
bermain dengan motivasi belajar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasional secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 5 dan 6 di SON Kesiman Tengah yaitu sebanyak 89 siswa. Sampel penelitian ini adalah sebagian dari siswa kelas 5 dan 6 di SON Kesiman Tengah yaitu sebanyak
40 siswa, diambil secara proportionate stratified random sampling. Data yang dikumpulkan dari kuesioner di uji dengan uji statistik Rank Spearman.
Dari basil penelitian didapatkan bahwa hampir seluruhnya (95%)
mempunyai lama bermain 1-3 jam dan sebagian besar (70%) mempunyai motivasi belajar sedang. Dari hasil uji statistik dengan a= 0,05, didapatkan p = 0,129, ini berarti p > a sehingga Ho diterima berarti tidak ada hubungan antara lama bermain dengan motivasi belajar.
Kesimpulannya adalah bahwa lama bermain tidak ada hubungannya
dengan motivasi belajar karena motivasi belajar dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor intrinsik yang sangat penting karena faktor tersebut berasal dari diri sendiri.