Abstract :
Lansia di wilayah kerja Posyandu Lansia masih banyak yang bekerja, dan jarang mengikuti kegiatan posyandu lansia.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Di Desa Damarsi Buduran Sidoarjo.
Desain penelitian Quasy-Experiment dengan pendekatan pre post test control group design, populasi seluruh lansia cemas sebanyak 75 orang, sampel sebagian lansia sebesar 34 diambil dengan metode simple random sampling. Variabel independen terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi, variabel dependen adalah cemas. Instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar observasi.Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai kemaknaan ? = 0,05.
Hasil penelitian sebelum kegiatan rutin harian dari 22 responden kelompok kontrol terdapat tingkat kecemasan sedang 59,1%, dan setelah kegiatan rutin harian terdapat tingkat kecemasan sedang 68,2%. Sedangkan 12 responden kelompok perlakuan sebelum (TAK) terdapat tingkat kecemasan sedang 100% dan setelah (TAK) terdapat tingkat kecemasan ringan 75,0%. Uji Wilcoxon pada kelompok perlakuan menunjukkan ? = 0,003, ? < ? berarti ada pengaruh terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi terhadap tingkat kecemasan pada lansia di desa damarsi buduran sidoarjo.
Tingkat kecemasan lansia dapat di turunkan dengan salah satunya terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi. Saran untuk para lansia untuk berperan aktif pada kegiatan ini untuk menurunkan tingkat kecemasan.