DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN TERJADINYA AMENOREA SEKUNDER PADA AKSEPTOR KB DI POLINDES DESA SOOKO GRESIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SUSANTI, NYUBIRTA ARI
Subject
RG133-137.6 Conception. Artificial insemination. Contraception 
Datestamp
2019-04-08 02:17:42 
Abstract :
Akseptor KB suntik 3 bulan hampir setengah mengalami efek samping amenorea sekunder. Terjadinya amenorea sekunder ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormonal, honnon yang berpengaruh adalah hormon esterogen yang berlebih dari KB suntik 3 Bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara akseptor KB suntik 3 bulan dengan terjadinya amenorea sekunder. Jenis penelitian ini adalah Analitik Observasional dengan desain Case Control. Populasinya seluruh akseptor KB di polindes desa Sooko-Gresik sebesar 113 orang. Besar sampel 34 responden dengan menggunakan teknik probability sampilng dengan metode simpel random sampling. Variabe/ independen akseptor KB suntik 3 bulan. Variabel dependen kejadian amenorea sekunder. Data diambil dengan menggunakan chek list dan rekam medik, kemudian dilakukan tabulasi data dan uji stastistik Chi-Square dengan program SPSS 12 for Windows dengan tingkat kemaknaan a=0,05. Dari basil penelitian didapatkan bahwa akseptor KB suntik 3 bulan hampir setengah mengalami terjadinya amenorea sekunder yaitu 12 (35,29%) dan hampir setengah yang tidak mengalami amenorea sekunder 10 (29,41%). Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square test diperoleh :l=7,174 > x2=3,841 sehingga Ho ditolak yang artinya adanya hubungan antara akseptor KB suntik 3 bulan dengan terjadinya amenorea sekunder. Simpulan dari basil penelitian adalah semakin lama pemakaian KB suntik 3 bulan semakin banyak kejadian amenorea sekunder pada akseptor KB. Untuk itu diharapkan bagi petugas kesehatan hendaknya dapat memberikan penanganan pada penyebab utama terjadinya amenorea sekunder 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya