Abstract :
Sa1ah satu cara untuk mencegah dan memberantas penyakit menular adalah dengan pemberian imunisasi. Program imunisasi ini sudah di mulai secara resmi di puskesmas pada tahun 1977, namun tidak semua di manfaatkan oleh masyarakat sehingga bayi yang seharusnya mendapatkan imunisasi dasar Jengkap masih ada yang tidak di imunisasikan, bahkan ada yang menga1ami Drop Out. Terjadinya drop out pada imunisasi ini tentunya dapat dilihat dari berbagai aspek. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pemahaman orang tua tentang pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak yang masih kurang, sehingga kurang memotivasi dirinya untuk mengimunisasikan anaknya sesuai aturan yang benar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan terjadinya drop out imunisasi dasar pada bayi di Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.
Penelitian ini merupakan pene1itian analitik dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah selmuh ibu yang mempunyai bayi di Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, dengan jumlah 93 ibu. penelitian ini di lakukan di Polindes Sooko pada bulan April - Juni. Sampling yang di gunakan dalah simple random sampling. lnstrwnen penelitian ini menggunakan questioner, analisa data menggunakan uji chi square atau dengan
derajat kemaknaan a= 0,05
Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang imunisasi pada ibu dengan pemberian imunisasi dasar Jengkap pada bayi, basil penelitian ini di uji chi square di dapat
p = 0,000 sehingga p < a = 0,05. Ho ditolak berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan terjadinya drop out pemberian imunisasi dasar pada bayi
di Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.
Guna mengoptimalkan program imunisasi di Indonesia, maka sa1ah satu
upaya yang perlu digalakkan pada masyarakat adalah penyuluhan tentang imunisasi dasar .