Abstract :
Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum inpartu. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan ketuban pecah dini adalah paritas ( multipara ), karena pada multipara lebih cenderung terjadi penyulit dalam kehamilan persalinan dan nifas, yang akhirnya dapat meningkatkan morbiditas serta mortalitas ibu dan bayi. Hal ini yang mendasari untuk melakukan penelitian yang bertujuan menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian katuban pecah dini di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional secara cross sectional, dengan sampel 63 responden, yang diambil dengan tehnik Probability Sampling secara simple random sampling, dan instrumen yang digunakan adalah format pengumpul data atau check-list dengan menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan memanfaatkan data sekunder dari rekam medik yang ada di Pondok Bersalin Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Untuk mengetahui adanya hubungan antara paritas dengan kejadian
katuban pecah dini menggunakan uji statistik Chi-Square ( ?2) dengan derajat
kemaknaan a= 0,05.
Hasil penelitian dari uji Chi-Square didapatkan p ( 0,042 ) < a ( 0,05 )
sehingga Ho ditolak.
Kesimpulan ·dari penelitian ini adalah ada hubungan antara paritas dengan
kejadian ketuban pecah dini. Maka dari itu diharapkan bidan harus mampu dan
terarnpil memberikan pelayanan obstetri dan neonatal sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam rangka menurunkan morbiditas serta mortalitas ibu dan bayi.