DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA SIRKUMSISI ANTARA METODE KONVENSIONAL DENGAN METODE KAUTERISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
HIDAYAT, IBNU
Subject
RC86-88.9 Medical emergencies. Critical care. Intensive care. First aid 
Datestamp
2019-05-17 04:34:23 
Abstract :
Perbedaan metode khitan menyebabkan berbedanya luka yang dihasilkan. Metode khitan konvensional menghasilkan Iuka insisi sedangkan metode khitan kauterisasi menghasilkan luka bakar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan proses penyembuhan antara metode khitan konvensional dengan metode kauterisasi. Desain penelitian ini adalah komparatif dilakukan secara observational - comparation. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien khitan di wilayah kerja Puskesmas Wonokromo Surabaya sebanyak 60 pasien. Sampel diambil sebanyak 52 pasien dengan metode khitan yang berbeda. Pemilihan sampel dengan menggunakan non propability sampling dengan tekhnik purposive sampling kemudian digunakan uji statistik chi-square dengan taraf kemaknaan a = 0,05 untuk mengambil pengaruh antar variabel. Basil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan proses penyembuhan Iuka antara metode khitan konvensional dengan kauterisasi (a hitung = 0,145) pada responden di wilayah kerja Puskesmas Wonokromo. Perbedaan tekhnik khitan antara metode konvensional dengan metode kauterisasi tidak mempengaruhi proses penyembuhan Iuka. Pemilihan tekhnik sirkumsisi tergantung pada masing-masing individu. Sehingga diperlukan penjelasan yang tepat untuk memberikan informasi yang benar mengenai metode sirkumsisi yang efektif. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya