DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y DI BPM WIWIK HERMAWATI SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ROHMAH, HIDAYATUR
Subject
RG1-991 Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-01-27 05:53:50 
Abstract :
AKI dan AKB merupakan salah satu indikator utama derajat kesehatan, mengindikasikan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan. Provinsi Jawa Timur, AKI pada tahun 2013 mencapai 97,39 per 100.000 kelahiran hidup, tahun 2014 mencapai 93,52 per 100.000 kelahiran hidup, tahun 2015 mencapai 89,60 per 100.000 kelahiran hidup. AKB di Jawa Timur pada tahun 2013 mencapai 27,23 per 1.000 kelahiran hidup, tahun 2014 mencapai 26,66 per 1.000 kelahiran hidup dan tahun 2015 mencapai 25,82 per 1.000 kelahiran hidup (BPS Jawa Timur, 2015. Hal ini masih jauh dari target SDGs 2013 yaitu AKI berkurang menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB menjadi 12 per 1.000 kelahiran hidup.Tujuan laporan tugas akhir ini dibuat untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana dengan menggunakan managemen kebidanan. Asuhan kebidanan continuity of care yang dilakukan oleh penulis dimulai tanggal 20 maret 2017 sampai 19 mei 2017. Asuhan diberikan pada ibu hamil trimester III, bersalin, nifas, BBL dan KB secara berkelanjutan berlokasi di rumah klien, BPM Wiwik Hermawati dan di RS DKT Sidoarjo. Hasil asuhan kebidanan continuity of care yang diberikan pada Ny. Y dari ehamilan sampai KB hasil pemeriksaan didapatkan tidak semua dalam batas normal. Pada kunjungan kehamilan yang ke empat ditemukan adanya komplikasi pre-eklampsia. Sesuai advice dokter ibu melahirkan secara sectio caesarea di RS DKT Sisoarjo, tidak terdapat komplikasi pada bayi, masa nifas berlangsung secara fisiologis dan seusai masa nifas ibu menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan kebidanan yang diberikan pada kunjungan hamil, kunjungan nifas, kujungan BBLdan kunjungan KB dilakukan pendokumentasian SOAP. Asuhan kebidanan persalinan pada Ny. Y di RS DKT Sidoarjo dilakukan secara SC dengan indikasi pre-eklampsia tidak dilakukan pendokumentasian SOAP. Diharapkan dengan dilakukannya asuhan kebidanan secara continuity of care dapat memantau kondisi ibu dan bayi tetap sehat, bisa mengenali komplikasi yang muncul sedini mungkin sehingga bisa mendapatkan tindakan segera serta dapat mengurangi AKI dan AKB. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya