Abstract :
Implant merupakan alat kontrasepsi yang efektifitasnya tinggi, sangat efektif (0,2-1 kehamilan per 100 perempuan). Setelah pemasangan implant dapat memberikan perlindungan untuk jangka waktu 5 tahun dan tidak mengganggu sanggama,
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi implant di Polindes Kraton Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan
Desain penelitian ini adalah penelitian analitik obse.rvasional dengan
pendekatan secara croos sectional. Populasi adalah seluruh akseptor KB yang berkunjung mulai bulan Juli sampai dengan September 2006 berjumlah 65
respondea, besar sampel 56 responden, pengmnpulan data memakai lembar
cheklist. Sampling yang digunakan adalah sample random sampling
Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan akseptor implant
terbanyak di Polindes Kraton Kecamatan Kraton adalah akseptor yang berpendidikan tinggi sebanyak 32 responden 57 ,1 % dan pendidikan readah 24
responden 42,9% sedangkan yang memilih implant 24 rseponden 75% dan yan?
tidak memilih implant 8 respondent 25%. Dari hasil uji statistik didapatkan -( hitung 11,84 > -( tabel 3,84 maka Ho ditolak H1 diterima berarti ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu deagan pemilihan alat kontrasepsi implant
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan sangat mempengaruhi seseorang untuk menentukan pilihannya tentang KB yang akan. diikuti. Oleh karena itu diharapkan akseptor implant akan meningkat sejalan dengan meningkatnya tingkat pendidikan dan diperlukan adanya pelayanan kontrasepsi yang lebih baik.