DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PERKAWINAN WANITA USIA MUDA DENGAN KEJADIAN PERCERAIAN DI KUA KEC. PACITAN KAB. PACITAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SULISTIYANI, FARIDA DWI
Subject
HQ The family. Marriage. Woman 
Datestamp
2019-06-14 01:08:59 
Abstract :
Menikah dalam usia muda masih menarik untuk dilakukan kaum muda, fakta masih tingginya kawin muda terjadi di pulau Jawa dan Bali. Jika dilihat pada perbandingan tiap 1000 wanita penduduk Jawa berbanding 126 wanita yang melahirkan dan kawin muda. Banyaknya perkawinan usia muda ini berbanding lurus dengan tingginya angka perceraian. Anak-anak yang orang tuanya bercerai menampakkan beberapa gajala fisik dan stres akibat perceraian tersebut seperti insomnia( sulit tidur ), kehilangan nafsu makan, dan beberapa penyakit kulit lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perkawinan wanita usia muda dengan kejadian perceraian. Desain penelitian ini adalah studi Cross Sectional. Populasinya adalah semua wanita yang sudah menikah di KUA Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan, sampelnya adalah bagian dari semua wanita yang menikah sebanyak 49 orang yang diambil dengan tehnik simpel random sampling dengan pengumpulan data melalui data register. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar pasangan bercerai adalah pasangan yang menikah pada usia muda (<20 th) sebanyak 22 orang (70,9%) dan yang tidak bercerai sebanyak 6 orang (19,4%). Sedangkan pada usia kawin >20th yang bercerai 8 orang (38,1%) dan yang tidak bercerai 13 orang (61,9 %). Dari hasil uji Chi-Square didapatkan hasil bahwa x2 hitung (8,42) > x2 tabel (3,84) maka HI diterima berarti ada hubungan antara perkawinan wanita usia muda dengan kejadian perceraian. Diharapkan institusi KUA dapat bekerja sama dengan dinan kesehatan untuk memberikan penyuluhan mengenai dampak yang ditimbulkan dari perkawinan wanita usia muda. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya