Abstract :
Gangguan belajar adalah gangguan pemusatan perhatian yang ditandai dengan adanya ketidakmampuan anak untuk memusatkan perhatiannya pada sesuatu yang dihadapi dan dapat menimbulkan dampak seperti anak menunjukkan prestasi belajar yang rendah, hasil belajar yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang dilakukan sehingga anak menjadi pemurung, pemarah, selalu bingung, dan anak selalu sedih atau kurang gembira.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat
pengetahuan ibu tentang gangguan belajar pada anak kelas I SD di SDN
Balongtani Kecamatan Jabon Kebupaten Sidoarjo.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan secara
cross sectional, sampel penelitian terdiri dari 20 ibu yang mempunyai anak kelas I SD di SDN Balongtani Kecamatan Jabon Kebupaten Sidoarjo. Pemilihan sampel dengan menggunakan tehnik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2007 adapun cara pengambilan data adalah dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang hasilnya kemudian ditabulasikan dan di kelompokkan sesuai dengan variabel yang diteliti. Serta dituangkan dalam bentuk distribusi frekuensi kemudian di bahas secara deskriptif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang gangguan belajar setengahnya termasuk cukup (50%), sedangkan hampir setengahnya termasuk baik (30%) dan sebagian kecil termasuk kurang (20%).
Penelitian ini menggambarkan bahwa pengetahuan ibu tentang gangguan belajar pada anak kelas I SD di SDN Balongtani adalah cukup. Diharapkan ibu
dapat mengatasi gangguan belajar pada anak sehingga anak dapat belajar dengan
baik dan bagi institusi pendidikan diharapkan mengadakan pertemuan wali murid agar orang tua tahu bagaimana keadaan anak di sekolah.