DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 SAMPAI 12 BULAN DI DESA COKROKEMBANG KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN PACITAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
RACHMAWATI, YKA SINTA
Subject
RM216 Nutrition and diet therapy 
Datestamp
2019-06-17 04:10:32 
Abstract :
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, penuh gizi dan melindungi bayi dari sega]a penyakit, ASI megandung zat gizi yang diperlukan oleh bayi dengan konsentrasi yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Sedangkan status gizi dan perkembangan adalah keadaan kesehatan yang berhubungan dengan penggunaan makanan oleh tubuh terutama pada status gizi dan perkembangan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk rnengetahui adanya hubungan antara ASI eksklusif dengan status gizi dan perkembangan pada bayi usia 6 - 12 bulan di Desa Cokrokembang Ngadirojo Pacitan dengan menggunakan metode yang bersifat analitik yang bertujuan untuk mendapatkan penjelasan seberapa erat hubungan antara variabel-variabel yang diteJiti dilakukan secara "cross sectional" Populasi rneliputi ibu yang rnernberi ASl eksklusif rnulai O - 6 bu1an di Desa Cokrokembang Ngadirojo Pacitan, Sampel dari penelitian ini sesuai dengan kriteria penelitian sebanyak 20 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik purpusive sampling, pengumpuJan data melalui kuisioner dan Iernbar observasi dengan basil uji Chi-Square, tingkat kemaknaan a = 0,05 dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian didapatkan x!- hitung 20,000 dan x2 tabel 5,99 Ho ditolak, ada pengaruh pernberian ASI eksklusif terhadap status gizi dan perkernbangan pada bayi usia 6 -12 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi dan perkembangan pada bayi usia 6 - 12 bulan. Adapun faktor lain yang berpengaruh terhadap status gizi dan perkembangan yaitu pendidikan, pengetahuan, ekonomi, dan penyakit infeksi. Diharapkan mesyarakat terutama ibu-ibu dapat memberikan ASI eksklusifnya terhadap bayinya selama 6 bulan, 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya