Abstract :
Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kematian Ibu karena dapat memfasilitasi basil yang sehat dan positif bagi Ibu maupun bayinya. Pemeriksaan kehamilan yang teratur minimal 4 kali yaitu 1 kali pada trimester I dan II dan 2 kali pada trimester III. Keteraturan Antenatal di pengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah status ekonomi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status
ekonomi dengan keteraturan Antenatal Care. Penelitian ini menggunakan metode Analitik dengan desain penelitian Cross Sectional dengan jumlah total populasi 42 responden dan besar sampel 38 responden yang diambil dengan teknik Probality Sampling secara simple random sampling. Data diambil dengan memberikan kuesioner dan checklist. Variabel yang digunakan status ekonomi Ibu dan keteraturan ANC, dengan tabulasi frekuensi clan dianalisis dengan uji statistic Chi? Square Tes.
Berdasarkan analisa data yang dilakukan dengan uji statistik Chi-Square didapatkan x2 hitung = 7,72 > x2 tabel = 5,99 sehingga Ho ditolak berarti ada
hubungan antara status ekonomi dengan keteraturan ANC.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik tingkat ekonomi semakin baik kemampuanya dalam memelihara kesehatannya, terutama keteraturan pemeriksaan kehamilan. Untuk menanggulangi adanya ketidakteraturan ANC perlu dilakukan advokasi pada Perangkat Desa tentang program Jaring Pengaman Sosial Bidang Kesehatan (JPSBK) dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan.