Abstract :
Bagi ibu primigravida pada proses persalinan normal dapat menjadikan stressor karena ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka, sedangkan lancar tidaknya proses pcrsalinan banyak tergantung pada kondisi biologis dan psikis dari ibu primigravida. Tingkat kecemasan ibu selama bersalin akan meningkat jika ia tidak memahami betul apa yang terjadi pada dirinya atau yang disampaikan kepadanya, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu primigravida pada proses persalinan normaJ.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk
mendeskriptifkan (memaparkan) peristiwa urgen yang terjadi pada masa kini, rancangan penelitian ini adaJah cross sectional dengan teknik sampling non probability purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu primigravida pada proses persaiinan normal di Ruang Bersalin Rumah Sakit Islam A. Yani Surabaya yang jumlahnya 68 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu primigravida pada proses persalinan normal di Ruang Bersalin Rumah Sakit Islam A. Yani Surabaya yang jumlahnya adalah l 5 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dengan menjawab kuesioner yang kemudian diolah secara manual dan disajikan dalam bentuk tabel dan prosentase.
Adapun basil dari penelitian ini adalah bahwa dari 15 orang ibu primigravida yang berada di Ruang Bersalin Rumah Sakit Islam A. Y ani Surabaya Tahun 2007 adalah kecemasan ringan (13.3%). kecemasan sedang (53,3%), kecemasan berat (26,7%) dan kecemasan berat sekali/panik (6,7%).
Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat kecemasan ibu primigravida pada proses persalinan normal di Ruang Bersalin Rumah Sakit Islam
A Yani Surabaya sebagian besar mengalami tingkat kecemasan sedang. Untuk itu diharapkan bagi ibu primigravida pada proses persalinan normal agar Iebih banyak mencari informasi seputar persalinan kepada petugas kesehatan terdekat supaya proses persalinan berjalan dengan lancar sehingga tingkat kecemasan pada ibu primigravida berkurang.