Abstract :
Keluarga Berencana merupakan program utama pemerintah dalam upaya penurunan jumlah penduduk di Indonesia. Sasaran utama program Keluarga Berencana adalah PUS (Pasangan Usia Subur). KB suntik merupakan alat kontrasepsi yang banyak diminati oleh masyarakat karena mempakan alat kontrasepsi yang berdaya kerja lama, efektif, praktis, aman dan harganya relatif murah. KB suntik memiliki beberapa efek samping salah satu diantaranya yaitu dapat meningkatkan berat badan akseptor.
Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa hubungan antara jenis
kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor di BPS Ny. Hj. Sri
Djoko H. Sidoarjo.
Penelitian ini menggunakan desain Analitik dengan metode Cross Sectional dan tekhnik pengambilan sample yang digunakan adalah tekhnik Probability Sampling jenis Simple Random Sampling.
Dalam penelitian ini yang merupakan variabel bebas yaitu jenis kontrasepsi suntik, sedangkan variabel terikat adalah peningkatan berat badan
akseptor. Sample yang diambil sebanyak 82 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik yang digunakan adalah Ujt Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05.
Dari hasil analisa data didapatkan x2 hitung 5,02 dimana x2 table 3,841
maka Ho ditolak artinya ada hubungan antara jenis kontrasepsi suntik dengan
peningkatan berat badan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan berat badan
. dapat dipengaruhi oleh jenis kontrasepsi suntik yang digunakan. Dengan demikian diharapkan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan KIE tentang KB suntik dan efek sampingnya.