Abstract :
Sampai saat ini masalah obat terlarang NAPZA menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan baik penyebab maupun penanggulangan dari penggunaan napza.maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan terapi spiritual pada santri ketergantungan NAPZA Pondok Pesantren INABA SURALAYA
Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi dan sampel adalah seluruh pasien yang terdapat di Pondok Pesantren INABA Suralaya dengan ketergantungan napza, sebesar 15 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan cara total sampling.variabel yang digunakan dalam penelitian adalah variabel tunggal. Data dikumpulkan dengan menggunakan lebar observasi atau pengamatan data yang diperoleh diolah dengan cara editing.coding,scoring.dianalisis secara diskriptif dan disajikan dengan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan terapi spiritual pada santri ketergantungan NAPZA Pondok Pesantren INABA SURALAYA seluruhnya (100%) adalah dalam kategori ada penerapan atau dilakukan penerapan terapi spiritual.
Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan simpulan bahwa santri di Ponpes INABA Surabaya dengan ketergantungan napza seluruhnya melaskanakan penerapan terapi spiritual secara keseluruhan. Maka diaharapkan kepada petugas kesehatan, agar memberikan penyuluhan dan mengadakan program informasi terutama tentang napza bagi remaja dengan cara membagikan leaflet atau kajian ilmu melewati seminar, dan bedah buku, agar terhindari dari perilaku ketergantungan napza.