Abstract :
Perdarahan Post Partum adalah kehilangan darah yang melebihi 500 ml segera setelah partus. Perdaraban post partum adalah penyebab kematian ibu terbanyak. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan ANC secara teratur sebagai alat ukur untuk mendeteksi secara dini ibu hamil yang mengalami faktor resiko yang menyebabkan komplikasi pada persalinan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keteraturan
ANC dengan kejadian Perdarahan post Partum di RB bunda Medika Sidoarjo.
Penelitian ini menggunakan desain Analitik cross sectional dengan populasi sebanyak 25 orang. Variabel dependen adalah perdarahan post partum dan variabel independen adalah keteraturan ANC. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adaJah ibu bersalin hari pertama dengan besar sampel ditentukan sebesar total populasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan Kuisioner dan lembar observasi yang dipresentasikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, tabel tabulasi silang dan uji
chi-square dengan a= 0,05
Hasil uji square diperoleh x2 hitung ( 3,04 ) < i tabel ( 3,84 ) maka Ho
diterima yang artinya tidak ada hubungan antara keteraturan ANC dengan kejadian
Perdarahan Post Partum.
Dari penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa walaupun pada kenyataannya keteraturan ANC tidak penting bagi pencegaban peradarahan post partum namun
hubungan antara keteraturan ANC dengan kejadian peradarahan post partum sangat
komplek karena didalamnya didapatkan upaya menurunkan AKI karena dengan ANC
secara teratur dapat dipantau kondisi fisik ibu dan janin secara bertahap sehingga
dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental serta sosial ibu dan
bayi.