Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
MAYARIZHA, HENNY PILANTIG
Subject
RC620-627 Nutritional diseases. Deficiency diseases
Datestamp
2019-07-02 03:42:43
Abstract :
Diare merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada balita dan anak-anak. Diare bisa sangat berbahaya bagi bayi dan balita karena dapat menyebabkan kurang gizi dan kematian. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita yaitu status imunisasi campak. Upaya pencegahan diare yang dilakukan pemerintah selain imunisasi campak adalah pemberian AST, memperbaiki makanan pendamping ASI, menggunakan air bersih yang cukup, menggunakan jamban, membuang tinja bayi yang benar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan imunisasi campak
dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Sedati Sidoarjo.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional. Besar sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 86 balita yang datang di Puskesmas Sedati Sidoarjo selama bulan Mei
2006. Masing-masing variabel yang diteliti disajikan dalam tabel frekuensi yang
kemudian diuji dengan uji chi-square dengan angka harapan 0,05 guna mengetahui hubungan antara variabel independent dan variabel dependent yaitu imunisasi campak dan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Sedati Sidoarjo
Dari basil uji chi-square menunjukkan bahwa x2 tabel sebesar 3,18 dan x2
hitung sebesar 0, I 6 berarti i hitung < i tabel, dengan demik.ian Ho diterima
artinya tidak ada hubungan antara imunisasi campak dengan kejadian diare pada
balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Sedati Sidoarjo.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa banyak faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare. Dan didapatkan bahwa pemberian imunisasi pada bayi dan anak sangat bermanfaat tidak hanya memberikan pencegahan terhadap anak tersebut tetapi juga memberikan dampak yang jauh lebih luas karena akan mencegah terjadinya penularan yang luas dengan adanya peningkatan imunitas secara umum di masyarakat.