Abstract :
Remaja adalah suatu usia dimana individu menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat dewasa. Suatu usia dimana anak tidak merasa dirinya di bawah tingkat orang yang lebih tua melainkan merasa sama atau paling tidak sejajar. Pada masa remaja terjadi perkembangan organ-organ seksual yang dapat mempengaruhi tingkah lakunya serta menimbulkan masalah pada diri remaja.
Tujuan dari penelitian ini dalah untuk mengetahui hubungan antara umur
dengan perilaku pacaran pada remaja di SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi diambil dari seluruh siswa SMA Kemala Bhayangkari 1
Surabaya pada tanggal 8 Mei sampai 3 Juli 2006. Data dikumpulkan kuesioner secara langsung. Besar sampel yang diteliti sebanyak 196 responden. Sampling yang digunakan simple random sampling dan analisa menggunakan uji statistik Chi-Square.
Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada remaja pertengahan (:S 16
tahun) dengan perilaku pacaran tidak sehat 62,6 % dan yang berperilaku pacaran sehat 37,4 %. Sedangkan pada remaja akhir ( > 16 tahun) yang berperilaku pacaran tidak sehat 42 % dan yang berperilaku pacaran sehat 58 %. Uji statistik Chi-
Square didapatkan y: hitung 8,15 > dari y: tabel 3,84 yang berarti terdapat
hubungan antara umur dan perilaku pacaran pada remaja.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa makin rendah usia remaja maka cenderung mengarah ke perilaku pacaran tidak sehat dan itu membuktikan banykanya remaja yang kurang mendalami ajaran agama dan norma-norma agama.