DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SEBELUM DAN SESUDAH PERMAINAN SPELLING PUZZLE PADA PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK DHARMA WANITA DESA KEDUNGDUNG SAMPANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ROHMAH, MIFTAHUR
Subject
RA440-440.87 Study and teaching. Research 
Datestamp
2022-01-21 01:33:03 
Abstract :
Menstimulasi kognitif anak, orang tua harus mengetahui terlebih dahulu perkembangan kognitifnya sesuai usia. Salah satu permainan yang dapat diberikan yaitu permainan spelling puzzle. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan permainan Spelling Puzzle perkembangan kognitif anak di TK Dharma Wanita Desa Kedungdung Sampang. Metode Penelitian ini adalah pre-eksperimental design yaitu one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak sekolah usia 4-5 tahun, besar sampel sebesar 32 anak, pengambilan sample menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi. Selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign test dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian dari 30 responden sebelum diberikan permainan spelling puzzle didapatkan sebagian besar (53,3%) memiliki perkembangan kognitif yang kurang dan sesudah diberikan permainan spelling puzzle didapatkan sebagian besar (70,0%) memiliki perkembangan kognitif yang baik. Hasil uji statistic menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test sebelum dan sesudah diberikan permainan spelling puzzle didapatkan nilai kemaknaan ?= 0,000 dimana ?<0,05 yang berarti Ho ditolak yang artinya ada pengaruh permainan spelling puzzle terhadap perkembangan kognitif anak pada usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Kedungdung Sampang. Permainan Spelling Puzzle ini sangat mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Diharapkan sekolah maupun orang tua untuk sering melakukan serta memfasilitasi permainan edukatif seperti permainan Spelling Puzzle, karena dapat meningkatkan kecerdasan dan kematangan cara berfikir otak anak. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya