DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI DEEP BREATHING PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERGLIKEMI PADA LANSIA DI RT 02 RW 04 BANYU URIP KIDUL KEC. SAWAHAN SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
MUSFARISAH, DELA SEPTANIA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2022-01-24 02:26:38 
Abstract :
Hiperglikemi mengakibatkan terjadi penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 atau diabetes yang tidak tergantung pada insulin yang disebabkan oleh kegagalan relative sel beta dan sistensi unsulin. Diabetes Mellitus tipe 2 disebakan disfungsi pankreas, insulin dalam jumlah yang cukup tidak dapat bekerja mengoptimalkan sehingga kadar gula tinggi di dalam tubuh memberi dampak secara total pada individu yang mengancam keseimbangan fisiologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penerapan Deep Breathingpada pasien penderita Diabetes Mellitus dengan masalah keperawatan Hiperglikemi pada lansia Di RT 02 RW 04 Banyu Urip Kidul Kec. Sawahan Kota Surabaya Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada 2 responden yang mengalami Hiperglikemi. Penelitian dilakukkan Di RT02 RW04 Banyu Urip Kidul Kec. Sawahan. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar pengkajian keperawatan lansia dengan wawancara, observsi, dan pemerikasaan fisik. Kemudian dilakukkan tahap selanjutnya berupa implementasi hingga evaluasi. Hasil yang di dapat menunjukkan respon yang cukup signifikan dari kedua pasien. Setelah dilakukkan tindakan terapi relaksasi Deep Breathingselama 3 hari. Pada Tn.G gejala lemah dan lesu berkurang juga dengan Ny. S juga didapkan hasil yang sama yaitu lemas, lesu dan lemah sudah berkurang. Kesimpulan penelitian ini bahwa pemberian terapi relaksasi deep breahing pada lansia penferita diabetes mellitus tipe 2 dengan masalah keperawatan Hiperglikemi dapat dipertimbangkan dan digunakan sebagai terapi non farmakologis. Perawat diharapkan dapat meningkatkan asuhan keperawatan secara komprehensif terutama pada klien lansia dengan diabetes mellitus tipe 2. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya