DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN SINDROMA METABOLIK (HIPERTENSI, HIPERGLIKEMIA, DISLIPIDEMIA) DENGAN LOKASI INFARK PADA HASIL CT SCAN PASIEN STROKE INFARK DI RSI JEMURSARI SURABAYA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
CHOIRIYA, DIAN DAKWATUL
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-24 03:56:12 
Abstract :
Stroke infark merupakan salah satu penyakit tidak menular sebagai penyebab kematian dini di dunia. Sindroma metabolik faktor penting yang memicu stroke infark. Gambaran utama sindroma metabolik meliputi hipertensi, hiperglikemia, dislipidemia. Lokasi infark tersering pada sirkulasi anterior karena terdapat pembuluh darah kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sindroma metabolik dengan lokasi infark pada hasil CT Scan pasien stroke infark di RSI Jemursari Surabaya. Desain penelitian ini adalah case control retrospective. Populasi penelitian sebanyak 535 pasien stroke infark, pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling sebanyak 229 sampel. Sebanyak 95% pasien memenuhi 3 kriteria sindroma metabolik. Frekuensi bukan sindroma metabolik pada stroke infark sebanyak 82,1%. Komponen sindroma metabolik terbanyak yaitu hipertensi 90,8%. Kedua lokasi memiliki komponen tertinggi hipertensi dan hipertensi disertai hiperglikemia. Tidak ada perbedaan antara lokasi infark terhadap komponen sindroma metabolik berdasarkan independent T test nilai signifikasi 0,148. Serta tidak terdapat hubungan antara sindroma metabolik dengan lokasi infark berdasarkan uji Fisher's Exact Test nilai P sebesar 0,267. Perlu ditambahkan hasil pengukuran lingkar perut pasien untuk menegakkan sindroma metabolik. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya