DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, ZINC DAN STATUS GIZI TERHADAP PROGRESIVITAS KEPARAHAN PENYAKIT PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
PERMANA, ARMYATI
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-24 04:32:10 
Abstract :
Prevalensi penyakit ginjal kronik (PGK) setiap tahun semakin bertambah. Salah satu terapi yang diberikan pada pasien PGK adalah hemodialisis. Beberapa aspek gizi yang harus diperhatikan pada pasien PGK dengan hemodialisis adalah asupan protein, zinc dan status gizi. Status gizi dan asupan yang optimal dapat menurunkan progresivitas PGK dengan indikator nilai GFR, kadar kreatinin dan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan asupan protein, zinc dan status gizi terhadap progresivitas keparahan penyakit pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis dengan melihat indikator nilai GFR, kadar kreatinin dan kadar hemoglobin. Metode penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review. Sebanyak 9 artikel penelitian cross sectional yang dipublikasikan di PubMed, NCBI, Science Direct, Google Scholar, DOAJ, Springer Link dan Medline dengan total jumlah responden 170.595 pasien diidentifikasi serta dianalisis. Asupan protein 70,46% responden termasuk rendah, begitu juga dengan asupan zinc pada 47% responden. Status gizi mayoritas responden tergolong rendah (56%). Analisis data secara deskriptif yang telah dilakukan pada berbagai artikel menunjukkan bahwa asupan protein tidak berhubungan dengan progresivitas penyakit PGK, sedangkan asupan zinc berhubungan negatif secara signifikan (p value < 0.05). Status gizi juga menunjukkan berhubungan secara negatif dengan kadar kreatinin dan berhubungan secara positif dengan nilai GFR dan kadar Hb (p value < 0.05). Dari hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk tenaga kesehatan terutama ahli gizi untuk lebih memonitoring asupan serta status gizi pasien PGK secara berkala agar progresivitas penyakit PGK dapat diturunkan. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya