DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA MENCIT MODEL DERMATITIS ATOPIK YANG DIINDUKSI OVALBUMIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
IZZATY, HIKMAH SHABRINA DINDA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-24 08:09:04 
Abstract :
Latar Belakang: Pedoman konsensus saat ini telah dikembangkan untuk memberikan rekomendasi berdasarkan bukti dan pengalaman terkini dan ringkas yang diarahkan kepada dokter umum dan dokter kulit di wilayah Asia-Pasifik mengenai pengelolaan DA pediatrik dan dewasa. Pada penelitian sebelumnya terdapat perbedaan mengenai kadar MDA pada penderita DA dan non-DA. Hal tersebut dapat menjadi indikasi pemberian antioksidan oral untuk menurunkan kadar MDA pada pasien DA. Antioksidan sendiri banyak terkandung dalam tanaman obat tradisional yang sering ditemukan di indonesia termasuk daun katuk. Tujuan: Menganalisis mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap kadar MDA pada mencit model dermatitis atopik yang diinduksi ovalbumin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan mencit dengan jumlah sampel sebanyak 36 ekor. Dosis ekstrak daun katuk yang digunakan adalah 100 mg/KgBB, 200 mg/KgB, dan 400 mg/KgBB, parameter yang diukur adalah MDA plasma dan jaringan kulit menggunakan metode Wills. Hasil yang didapatkan akan diolah menggunakan uji One Way ANOVA dan uji Kruskal Wallis. Hasil: Hasil penelitian ini adalah nilai kadar MDA plasma pada mencit model DA memiliki kadar lebih tinggi dibandingkan dengan non-DA dengan nilai 570,5 nmol/L begitu juga dengan kadar MDA jaringan dengan nilai 1727 nmol/g. Namun berdasarkan hasil uji beda antar kelompok dengan variabel MDA plasma maupun jaringan, keduanya memuliki nilai p > 0,05 yang berarti tidak memiliki perbedaan yang signifikan antar kelompok. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan hasil yang tidak signfikan dalam pemberian ekstrak etanol daun katuk terhadap kadar MDA plasma maupun jaringan pada mencit model DA. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya